Bruder Rumoldus Zopfi meninggal dunia
Sebagai anak ke-enam ia dilahirkan pada tanggal 22 April di Oosterhout dalam keluarga bapak Antonie Zopfi dan ibu Cornelia van der Ven yang akan dikaruniai sepuluh anak. Waktu berumur 19 tahun Hendrik Zopfi masuk kongregasi bruder MTB di Huijbergen. Ia bertugas sebagai guru dan kepala sekolah di Bergen op Zoom dan Amsterdam. Namun terutama di Breda ia memberikan perhatian dan waktu, seluruhnya 36 tahun, kepada para murid yang dipercayakan kepadanya. Banyak waktu disediakannya juga untuk kesebelasan sepakbola Jeka dan Baronie. Dengan senang hati ia bercerita mengenai masa itu yang diingatnya dengan gembira.
Waktu akhir tahun enampuluhan, awal tahun tujuhpuluhan, orangtuanya mulai memerlukan bantuan orang lain maka malam hari bruder Rumoldus bersepeda dari Breda ke Oosterhout untuk berjaga sebagai gembala yang baik di rumah mereka.
Kepekaan akan keadilan amat mencolok dalam hidup bruder Rumoldus. Ketidak-adilan antara orang kaya dan miskin, atasan dan bawahan serta yang dianakmaskan dan yang disingkirkan dapat membuatnya marah benar.
Bulan Maret tahun 2006 bruder Rumoldus terpaksa pindah ke bagian perawatan di bruderan Santa Maria di Huijbergen. Masa itu, terutama pada masa awal, terasa cukup berat. Ia sungguh terhibur oleh kunjungan keluarga dan sesama bruder. Walaupun dengan nyata ia menikmati perhatian para perawat di bagian perawatan serta kerelaan bruder yang bersedia membawa dia jalan-jalan, namun keterikatan pada kursi roda terasa sebagai siksaan baginya. Perayaan hari ulang tahun ke 90 beberapa bulan yang lalu bersama keluarganya dapat membesarkan hatinya.
Sesudah seminggu berbaring di tempat tidur ia berangkat dengan tenang.