Pernyataan IFC-TOR Assisi 2009

Roh Allah menghantar kami, para saudari dan saudara Ordo Ketiga Regular, ke Assisi untuk bersama-sama memandang dunia yang kami alami dan pahami sekarang, dengan kasih dan rasa hormat. Kami cemas melihat rangkaian tantangan sosial, ekonomis, gerejani, teknologis, politik dan juridis, serta tantangan perkembangan kongregasi-kongregasi religius kami. Dalam gerakan iman kami, yang mengikuti jejak Yesus searah dengan Fransiskus dan Klara, ingin menanggapi tantangan-tantangan itu.

Kami dipanggil untuk “mengusik” dunia masa kini,

seperti Yesus “mengusik” dunia zaman Dia.

• Kami mau merangkul panggilan untuk bertobat terus- menerus.
• Tergerak oleh belaskasih kami mau mencari jawaban atas nasib mereka yang disingkirkan,  angkat bicara melawan ketidakadilan, intoleransi dan penindasan serta menolong mereka yang tidak bersuara untuk menyuarakan kepentingan mereka.
• Kami mau melewati batas-batas kebiasaan dan melakukan tindakan kenabian.
• Kami memilih untuk tidak membalas kekerasan dengan kekerasan.
• Kami mau mencari tanggapan kreatif atas bentuk-bentuk kemiskinan, penyakit dan kekerasan yang baru di zaman kami.
• Kami dipanggil untuk hadir sebagai “pengusik” di dunia masa kini, seperti Fransiskus dan Klara melakukan itu di zaman mereka.
• Kami mau memberdayakan diri dan sesama dengan hidup berkontemplasi dalam aksi, yang mengakui keutamaan kasih Allah.
• Kami mau mencari jalan radikal yang baru untuk menghayati Injil.
• Dalam persaudara(ri)an kami dan dalam keluarga Fransiskan, kami mau mengembangkan relasi-relasi yang mewujudkan paham Fransiskus dan Klara yang fundamental mengenai keterkaitan satu sama lain seluruh ciptaan.
• Kami mau menata hidup kami sedemikian sehingga membangunkan suatu kesadaran Gerejani dan kesadaran sosial yang baru dan memajukan dialog, di tengah-tengah keanekaan budaya, bangsa dan agama.
• Kami mau merangkul dunia semampu kami, dan meluaskan jangkauan kepedulian kami melampaui batas-batas bumi, mencakup seluruh alam semesta.
• Kami memilih gaya hidup yang mengusik rasa puas diri kami dan sesama kami.
• Kami mau mencari dan mendukung apa yang baik dan apa yang memberi hidup di dunia kita.
• Kami mau tetap setia pada Gereja Kristus, dan terlibat di dalamnya sebagai “pengusik”.

Ya Allah, kami memuji Engkau karena semua orang
yang membalas undangan-Mu untuk membangun gereja dan dunia,
dengan mengusik.


 

« Kembali ke ikhtisar