Gambaran zaman
Pertanyaan-pertanyaan ini menjadi garis merah wawancara Bapak Gijs van Aarle dengan sepuluh bruder. Dengan jawaban mereka, beberapa foto dan sepotong film tua ia berhasil memaparkan suata pemandangan mengenai kehidupan para bruder, serta pahit dan manisnya kongregasi mereka di Negeri Belanda, Brasilia dan Indonesia, mulai dari tahun 1854 sampai sekarang.
Ia sendiri mengatakan: "Film"Para Bruder dari Huijbergen" merupakan gambaran zaman mengenai suatu dunia khas yang berkembang sejak tahun 1854 dan sekarang di negara kami mulai menghilang. Suatu dunia orang yang bersemangat, yang rajin bekerja demi Allah dan sesama, dengan mengesampingkan diri sejauh mungkin. Kenyataan bahwa tidak semua berhasil, dan beberapa diantara mereka melakukan tindakan yang memalukan, bulan-bulan terakhir terasa sakit dan menyedihhkan. Namun berita-berita itu tidak mampu mengurangi hasil jerih payah mereka selama satu setengah abad."