Bekal
Kitab Suci
Tetapi sekarang, beginilah firman TUHAN yang menciptakan engkau...."Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau,
Aku telah memanggil engkau dengan namamu,
engkau ini kepunyaanKu. . .
Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau.
Sebab Akulah TUHAN Allahmu....
Yesaya 43:1-3
Tradisi Spiritual
Allah yang mahatinggi dan penuh kemumuliaan,
terangilah kegelapan hatiku
dan berilah aku iman yang benar,
pengharapan yang teguh, dan kasih yang sempurna;
Doa Fransiskus18. Akan tetapi, betapa bahagia dan terberkatilah mereka yang mengasihi Allah dan berbuat seperti dikatakan Tuhan sendiri dalam Injil: Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap akal budimu, serta kasihilah sesama manusia seperti dirimu sendiri.
19. Karena itu, marilah kita mengasihi Allah dan menyembah Dia dengan hati mumi dan budi yang murni sebab Dia sendiri menuntut hal itu melampaui segala-galanya. Kata-Nya: Penyembah-penyembah yang benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran.
20. Sebab semua orang yang menyembah Dia, haruslah menyembah-Nya dalam roh kebenaran.
Fransiskus kepada kaum beriman25. Lagipula hendaklah kita menghasilkan buahbuah yang sesuai dengan pertobatan.
26. Hendaklah kita mengasihi sesama seperti diri kita sendiri.
27. Jika seseorang tidak mau mengasihi sesamanya seperti dirinya sendiri, paling sedikit janganlah ia mendatangkan yang jahat atas mereka, tetapi hendaklah ia berbuat baik.
28. Mereka yang mendapat wewenang untuk mengadili orang lain, hendaklah mengadili dengan belaskasihan, sebagaimana mereka sendiri mengharap memperoleh belaskasihan dari Tuhan.
29. Sebab penghakiman yang tak berbelaskasihan akan berlaku atas orang yang tidak menaruh belaskasihan. 30. Karena itu, hendaklah kita memiliki cintakasih dan kerendahan hati. Hendaklah kita memberi sedekah karena hal itu membersihkan jiwa dari kotoran dosa.
Fransiskus kepada kaum beriman40. Kita juga harus menyangkal diri kita sendiri serta menundukkan tubuh kita di bawah kuk pengabdian dan ketaatan yang suci, sebagaimana telah dijanjikan tiap-tiap orang kepada Tuhan.
41. Akan tetapi tidak seorang manusia pun boleh diwajibkan, demi ketaatan, untuk menaati orang lain dalam hal yang menyangkut pelanggaran atau dosa.
42. Orang yang diberi wewenang untuk ditaati dan yang dipandang sebagai yang terbesar, hendaklah menjadi sebagai yang paling muda dan hamba saudara lainnya.
43. Hendaklah ia mempunyai belaskasihan dan mengamalkannya kepada setiap saudaranya, sebagaimana ia sendiri ingin diperlakukan, sekiranya ia dalam keadaan yang serupa.
44. Lagipula janganlah ia menjadi gusar terhadap saudaranya karena suatu pelanggaran saudara itu, tetapi hendaklah ia menasihatinya dengan penuh kesabaran dan kerendahan hati, dan menolongnya dengan ramah.
45. Kita tidak boleh menjadi orang arif dan bijaksana menurut daging, tetapi lebihlebih kita harus menjadi orang sederhana, rendah dan murni.
Fransiskus kepada kaum beriman47. Kita tidak pernah boleh ingin berada di atas orang lain, tetapi sebaliknya kita harus menjadi hamba dan bawahan semua orang karena Allah
48. Semua orang, laki-laki dan perempuan, apabila melakukan hal-hal itu dan bertekun hingga akhir, maka Roh Tuhan akan tinggal pada mereka dan akan memasang tempat tinggal dan kediaman di dalam mereka.
49. Maka mereka akan menjadi anak-anak Bapa Surgawi, yang karya-Nya mereka laskanakan.
50. Mereka menjadi mempelai, saudara dan ibu Tuhan kita Yesus Kristus.
Fransiskus kepada kaum beriman